NIM: 1400410023
Mata Kuliah: Public Relation
Dosen: Tanty Dewi Permassanty
Public Relations Dancow Menangani Krisis Isu Susu Mengandung
Lemak Babi
Pada tahun 1988, tersebar rumor bahwa produk susu bubuk Dancow dari Nestle mengandung lemak babi. Hal ini sangat menghebohkan warga Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Bagi umat Islam babi adalah binatang yang dilarang untuk dikonsumsi karena berkaitan dengan perihal keimanan dan tidak dapat diganggu gugat.
Rumor ini bermula dari penelitian yang dilakukan seorang peneliti dari Universitas Brawijaya, Malang. Peneliti menemukan bahwa beberapa produk yang beredar di masyarakat mengandung zat gelatin, yang menurut sang peneliti bahwa zat tersebut dibuat dengan menggunakan lemak babi di negara-negara maju. Hasil penelitian tersebut dengan cepat menyebar, menimbulkan rumor yang semakin besar, serta membuat masyarakat panik. Salah satu produk yang terkena dampak rumor ini adalaha pabrik susu Nestle. Karena rumor tersebut, penjualan susu Nestle langsung turun drastis dan beberapa pemasuk sumber pasokan susu ikut terkena dampaknya.

